Rupiah Anjlok Hampir Rp16.000 USD, Sri Mulyani Bisa Apa? : Okezone Economy

JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati turut mengomentari pelemahan Rupiah yang hampir menembus level Rp16.000 per dolar AS.

“Nanti kita akan lihat, kan yang selama ini yang kemarin Pak Gubernur BI sudah menyampaikan hasil RDG dan saya juga akan menyampaikan kondisi APBN kita sampai pertengahan Oktober,” ungkap Sri di Jakarta, Senin (23/10/2023).

Dia mengatakan bahwa sinergi selama ini masih sangat baik jadi pihaknya akan terus menyinkronkan instrumen Kemenkeu dan BI di lapangan maupun komunikasi dan arah kebijakan bersama.

“Soal Rupiah hampir capai Rp16 ribu per USD, mungkin Pak Gubernur bisa menyampaikan tapi kita tahu fenomena global saat ini dengan Amerika Serikat masih menghadapi inflasi yang cukup tertahan tinggi dan kondisi ekonomi yang masih cukup kuat,” ungkap Sri.


Follow Berita Okezone di Google News


Mereka memberikan signal atau dibaca oleh market bahwa higher for longer akan terjadi dan ini yang menyebabkan banyak terjadinya modal mengalir kembali ke AS, menyebabkan indeks dolar menguat di 106, di mana sebelumnya di 93. Hal ini berarti dolar menguat secara global.

“Kita akan terus menyinkronkan kebijakan moneter dan fiskal agar dalam situasi di mana pemacunya adalah negara seperti AS, dampaknya bisa kita mitigasi dan kita minimalkan baik terhadap nilai tukar, inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan stabilitas sistem keuangan. Itu akan terus kita lakukan secara intensif,” pungkas Sri.

Quoted From Many Source

Baca Juga  5 Fakta Aksi Koboi Jalanan Lepaskan 4 Tembakan di Bandung, Polisi Selidiki : Okezone News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *