Permintaan Turun, Ekspor Nikel Anjlok 4,09% : Okezone Economy

JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor nikel Desember 2023 sebesar USD521,8 juta. Ekspor nikel mengalami penurunan 4,09% secara month-to-month.



Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini mengatakan, volume ekspor nikel 2023 nya itu adalah 126,0 juta ton dan juga mengalami penurunan 14,06% secara month-to-month.

“Penurunan volume ini lebih dalam kita lihat dibandingkan penurunan nilainya, jadi ada indikasi penurunan ini disebabkan penurunan permintaan dari negara tujuan ekspornya,” ujar Pudji dalam konferensi pers, Senin (15/1/2024).

Sayangnya, Puji tidak menjelaskan secara rinci negara mana saja yang mengurangi permintaan nikel itu.


Follow Berita Okezone di Google News


Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

“Namun untuk melihat pastinya, tentunya dibutuhkan kajian lebih lanjut untuk melihat data-data yang ada secara detail,” kata dia.

Secara tahunan (year-on-year/yoy), bahkan penurunan ekspor nikel jauh lebih tajam yaitu 30,44%.

Quoted From Many Source

Baca Juga  Pertamina, KNOC, dan ExxonMobil Berkolaborasi Kembangkan Carbon Capture and Storage : Okezone Economy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *