Gandeng Bursa Efek, Kemenparekraf Dorong Usaha Pariwisata dan Ekraf Bali Go Publik : Okezone Travel

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf /Baparekraf) menggandeng Bursa Efek Indonesia (BEI) menyelenggarakan kegiatan Coaching Clinic KreatIPO sebagai sebagai bagian dari rangkaian Program KreatIPO yaitu Roadshow Usaha Parekraf menuju Initial Public Offering (IPO). Setelah sebelumnya hadir di kota Bekasi, kini Coaching Clinic KreatIPO hadir di provinsi Bali pada tanggal 26 September 2023.

Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf/Baparekraf, Anggara Hayun Anujuprana dalam sambutannya menyampaikan di sisi demand hingga Agustus 2023 jumlah investor ritel pasar modal telah menembus 11,54 juta investor.

Jumlah ini naik 21,38% dibandingkan Agustus tahun 2022 lalu. Sedangkan di sisi Supply hingga akhir Agustus 2023 sudah ada 64 perusahaan yang telah listing di Bursa Efek Indonesia jumlah ini naik di mana sepanjang tahun 2022 terdapat 59 perusahaan yang listing.

Dari sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sendiri terdapat 18 perusahaan yang listing di 2023 dengan total dana yang dihimpun oleh perusahaan sektor pariwisata dan ekonomi melalui IPO adalah Rp 1.304,77 Miliar.

“Potensi dan peluang yang begitu besar dari pasar modal ini diharapkan dapat mendorong dan mengakselerasi para pelaku usaha parekraf untuk dapat melantai di Bursa Efek Indonesia dengan skema penawaran umum perdana saham atau yang lebih dikenal dengan nama IPO,” ujarnya.

Coaching Clinic KreatIPO di provinsi Bali ini Kemenparekraf mempertemukan 64 pelaku usaha parekraf dengan Bursa Efek Indonesia serta Underwriter yang terdiri dari UOB Kay Hian Sekuritas, KB Valbury Sekuritas dan Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI)


Follow Berita Okezone di Google News


Kepala Unit Pengembangan Start-up dan SME Bursa Efek Indonesia, Dinnoor Aisyah menyampaikan kegiatan ini sangat baik karena mempertemukan langsung pelaku usaha parekraf dengan Bursa Efek Indonesia dan para perusahaan sekuritas yang sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca Juga  KPK Diduga Bawa Mesin Penghitung Uang ke Rumah Dinas Mentan : Okezone Nasional

Ilustrasi

“selain mendapatkan informasi dan pencerahan terkait seperti apa syarat, manfaat dan bagaimana untuk IPO. Kami juga menyampaikan kepada pelaku usaha untuk tidak tergiur dan langsung percaya dengan pihak-pihak yang menawarkan dapat membantu untuk IPO dengan valuasi yang tinggi, apa lagi jika pihak-pihak tersebut tidak terdaftar dan diawasi oleh OJK atau pun Bursa Efek Indonesia,” ujar Dinnoor.

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *